Titik Terang…
Kuliah hari ini cukup padet. Ditambah dengan kesibukan mengumpulkan persyaratan untuk membuat KIK yang masih kontroversi dikalangan mahasiswa UGM, kemuadian ngumpulin berkas untuk mengajukan beasiswa. But today seems differents…i feel enjoy than yesterday. Bukan karena ketemu kakak tingkat yang cakep atau temen dari jurusan lain yang cool abis. Sepertinya masa pubertasku sudah lewat untuk memikirkan hal-hal seperti itu. Aku gak bilang gak penting, tapi di otakku saat ini hanya terisi pertanyaan-pertanyaan menggeliat, siapa aku di masa depan? dan bagaimana aku di masa depan?!
Only wanna close my eyes and waiting the miracle! yah… kebimbanganku tentang jalan yang ku ambil seperti dalam posting sebelumnya, sedikit demi sedikit memudar. Ya walaupun masih ada banyak tanda tanya di dalamnya. Allah mempunyai rencana yang indah, dan aku percaya itu. Dia takkan membiarkannya terbuka tanpa ada usaha didiri kita untuk membukanya.
1:24! perbandingan apa itu sobat? dan bayangkan betapa tak sebandingnya perbandingan itu. Nah itulah yang membuatku bangga. Medical report atau Rekam Medis, salah satu prodi di Universitas Gadjah Mada yang sebelumnya tak dilirik dan tak diminati keberadaannya, saat ini, tahun ini mengalami puncak popularitasnya dan mengalahkan prodi-prodi favorit lain seperti beberapa prodi dari fakultas Teknik maupun Kedokteran. Aku tercengang saat dosenku tadi dan beberapa dosenku sebelumnya mengungkapkan kenyataan ini. Itulah perbandingan jumlah pendaftar yang diterima dengan pendaftar yang kurang beruntung pada tahun ini. Dan aku sungguh beruntung menjadi bagian dari peserta yang beruntung menduduki prodi ini… Alhamdulilah ya Allah, inilah jawabanMu atas syukur ku…
Bersyukur itu yang paling susah…
Ini hari ke empat aku disibukkan dengan aktifitas baruku, kuliah. Ya Allah, ada apa gerangan dalam jiwaku ini? kenapa aku masih terombang-ambing di perasaan yang sama. Keraguan!! Aku ini hanya jiwa yang lemah, yang tak pernah tahu akan arti nikmat, yang selalu meremehkan apa yang Engkau beri. Aku seorang mahasiswi Universitas Gadjah Mada dengan Jurusan Ilmu Komputer dan Elektronika, Program Studi Rekam Medis dan seorang muslimah yang tak pernah berucap syukur atas karuniaMu. Mengapa hati ini belum yakin atas pilihan yang Engkau beri? Mengapa aku masih tak puas dengan jalan yang Engkau tunjukkan? Ya Allah, masih banyak hambaMu yang tak seberuntung aku. Masih banyak yang berharap dan bermimpi ingin mengenyam pendidikan, apalagi di Universitas terbaik yang dimiliki negeri ini.
Kuatkan hatiku ya Allah! tegakkan niatku! ajari aku untuk belajar mengucap syukur. Hilangkan semua keraguan di jiwaku. Dan bisikkan di telingaku bahwa apa yang menurutku saat ini bukan yang terbaik untukku, tapi inilah yang terbaik untukku menurutMu ya Allah….
Merosot 3 kg >.<
Tanggal 18 Agustus 2010 aku sudah resmi menjadi mahasiswa UGM… Upacara penerimaan mahasiswa baru dimulai pada pukul 07.00 WIB di GRHA Sabha Pramana UGM. Beribu peserta upacara dari berbagai fakultas dan dari berbagai penjuru Indonesia berkumpul jadi satu di lapangan luas itu. Tak ada perbedaan yang nampak, kaya atau miskin (ya karena cuma secuil mahasiswa UGM yang tergolong masyarakat miskin), tak nampak perbedaan agama dan suku. Semua itu karena kami disamakan dalam busana putih hitam dengan menenteng Jaket Almamater kebanggaan.
Mulai hari itu penderitaan sesaatku dimulai (semoga benar-benar sesaat).Setelah upacara itu selesai, kami, anak MIPA (yang merupakan jumlah mahasiswa baru terbesar kedua setelah Fakultas Teknik) di giring menuju halaman Fakulatas MIPA Utara. Sekitar lebih dari 800 maba (mahasiswa baru) diberi pengarahan untuk mengikuti kegiatan OSPEK selama 4 hari dari tanggal 19 Agustus sampai 22 Agustus 2010. Blaa…blaaa…kemudian kami mencatat berbagai macam tugas yang membuatku tidur hanya 2 jam se malam dan hanya makan satu kali sehari selama 4 hari berturut-turut. Dua bulan sebelumnya selama aku menjadi pengangguran, aku udah berhasil merubah berat badanku dari yang dulu cuma 47/48 kg dengan tinggi 162 cm, satu hari sebelum ospek aku behasil mencapai berat badan 51 kg. Betapa bangganya aku, dengan pipi terlihat sedikit ‘cabi’ dan badan yang berisi. Tapi perjuanganku 2 bulan itu berbuah kemeresotan drastis dan kembali menjadi aku yang sebelumnya. uuhhh…sedih!!! Ospek 4 hari dengan tidur maksimal 2 jam sehari dan makan cuma satu kali sehari, bener-bener berpengaruh dalam hidupku…
Perubahan Itu dari Hati, Engkau dan Kamu!
Ada tulisan dan tujuan berbeda dari postingan kali ini…
disela-sela keletihan menjalankan OSPEK PASCAL MIPA UGM 2010, aku melangkahkan kaki dan menuangkan rasa di warnet ini. Yah..ini kali pertama aku posting di warnet, merasakan apa yang banyak orang lain rasakan saat mereka tak mempunyai fasilitas pribadi untuk memamerkan idenya…
dan tulisanku kali ini ku dedikasikan untuk Engkau (Allahku) dan Kamu (Sahabat terbaikku)…
Kebebasan dan perubahan yang merupakan titik balik langkahku telah aku dapatkan. Engkau ya Allah, rahasiaMu begitu indah hingga aku tak sadar bahwa secepat ini, sedini ini aku mampu menjadi lebih baik dari siapa aku yang dulu.
Orang yang selama ini aku anggap biasa saja, ternyata adalah orang yang Engkau pilih untuk menuntun langkahku. Dia lah Kamu..! Enam tahun mengenalmu dalam jarak yang sangat jauh dan tetap bertahan hingga hari ini. Dan aku baru sadar, betapa agungnya persahabatan ini hingga terjalin sedemikian eratnya hingga setiap katamu mampu merubah sisi kehidupanku. Persahabatan itu membutuhkan cinta dan dalam sebuah cinta pula membutuhkan persahabatan. Dan kamu telah menanamkannya dijiwaku. Malaikat hatiku, penerang langkahku, penyelamat dalam sesatku, terima kasih atas segalanya.. atas bantuanmu dalam menjawab pertanyaan hidupku.Engkau lah sahabat terbaikku yang tak pernah lelah mengajarkanku arti biasa…
for Allah SWT. and Aditya Dwi Pradana
Perjuangan di 2010…
Inilah review tentang perjalanan perjuanganku di tahun ini…
- PMDK Universitas Diponegoro – Sistem Informasi (failed)
- SMUT Universitas Lambung Mangkurat – Tekinik Informatika & Kedokteran (failed)
- PMDK Universitas Pendidikan Indonesia – Pendidikan Informatika (failed)
- PMDK Universitas Negeri Jember – Teknik Informattika (failed)
- PMDK Universitas Negeri Malang – Pendidikan Informatika & Pendidikan Matematika (failed)
- PMDK Institut Sepuluh November – Teknik Mesin (failed)
- Ujian Mandiri Universitas Negeri Yogyakarta – Pendidikan Informatika & Teknik Sipil (failed)
- PMDK Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta – Teknik Informatika (success) & Hubungan Internasional
- Sekolah Tinggi Ilmu Statistik – (canceled)
- Ujian Tulis Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada – Medical Report (success)
- Ikatan Dinas Universitas Palangkaraya – Kedokteran (canceled)
hufft…itulah sedikit review bagaimana perjalananku mendapatkan universitas di tahun ini… dengan menghembuskan nafas panjang aku tetap bisa tersenyum walapun sebenarnya hati ini sungguh miris. Sebegitu bodohnya kah aku? atau aku memang ditakdirkan tidak beruntung.. aku sedih bukan karena nasibku, tapi karena aku tak bisa membuat kedua orang tuaku bangga seperti apa yang mereka inginkan. Tapi sekali lagi bunda, bapak, dengan deraian air mata ini aku berjanji untuk bertanggung jawab dengan pilihan yang aku ambil… ijinkan aku membuktikan bahwa aku mampu dan Tuhan mempunyai rencana indah yang masih disimpannya, yang kelak tiba saatnya untuk aku membuka semuanya…
Aku hanya Nohara biasa yang tidak pantas untuk disanjung,,,
Tapi bukannkah Allah tak pernah lelah mengajariku untuk tetap tetap tersenyum…
Dengan senyumku ini, aku akan berusaha sebisa yang aku mampu untuk membuat kalian bangga…
jika air mata ini yang membuat aku bangkit, biarkanlah air mata ini pula yang menghantarkan kata maaf yang sedalam-dalamnya untukmu, Bapak dan Ibu…
kalian jiwa terbaikku, kekuatanku saat aku lemah…I love u!!
^_^ Reborn…
18 tahun bukanlah waktu singkat untuk menikmati, meresapi, menembus setiap warna kehidupan.
Luka, perih, bahagia, senang, tawa, tangis, rintih, jeritan semuanya berlomba-berlomba ingin menduduki tempat di hati ini, dan aku mempersilahkannya…
Dan kali ini jiwa ini bertanya, apakah masih ada kesempatan bagiku untuk membangun hidup yang damai dengan masa laluku yang penuh akan salah??
Tapi aku harus mencari jawabnya sendiri, dengan menegakkan hati dan kepercayaan bahwa aku ini hanyalah jiwa yang ranum, yang dulu pernah salah, dan yang sedang belajar memuliakan diri..
Dan aku tak ingin melukai diri ini lagi, karena aku tahu Tuhan selalu mencintaiku…sekarang aku ingin tersenyum ikhlas dan berkata bahwa masa depanku dapat ditentukan dengan kebaikanku hari ini…
Nohara Reborn…inspired by Mario Teguh!!
Remember me, remember this day!!
Kawan dengarlah yang akan aku katakan
Tentang dirimu setelah selama ini
Ternyata kepalamu akan selalu botak
And kamu kayak gorila
Cobalah kamu ngaca, tuh bibir balapan
Daripada gigi loe kayak kelinci
Yang ini udah gendut suka marah-marah
Kau cacing kepanasan
Tapi ku tak peduli
Kau selalu di hati
Kamu sangat berarti, istimewa di hati
Selamanya rasa ini
Jika tua nanti kita tlah hidup masing-masing
Ingatlah hari ini
Ketika kesepian menyerang diriku
Nggak enak badan resah nggak menentu
Ku tahu satu cara sembuhkan diriku
Ingat teman-temanku
Don’t you worry, just be happy
Temanmu di sini
Don’t you worry, don’t be angry
Mending happy-happy
UGM menerimaku!
Alhamdulilah! UGM menerimaku! itulah kalimat pertama yang aku ucapkan pagi tadi saat melihat pengumuman penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri sekolah vokasi.
Antara nyata dan sebuah keraguan yang besar melanda diriku. Aku, seorang Nohara, seorang gadis yang sangat biasa, tak punya kelebihan untuk dibanggakan, dan benar-benar sangat biasa mampu menembus sebuah perguruan tinggi terbaik yang dimiliki negri ini.
Aku cuma tercengang, antara keajaiban ataukah salah lihat. Sebelumnya, tanggal 24 Mei yang lalu, aku telah membuka pengumuman itu dan jelas terbaca bahwa
NOHAN ARUM ROMADLONA, Maaf, Saudara tidak lolos seleksi program Diploma Sekolah Vokasi Gelombang I. Entahlah, ini sebuah keajaiban atau apakah, aku tak mengerti. Saat pagi tadi, setelah menerima pesan singkat dari Ibu, yang menyuruh untuk melihat pengumuman ini lagi. Dan ternyata,
NOHAN ARUM ROMADLONA,
Selamat, anda diterima pada:
Program Studi : D3 REKAM MEDIS
Fakultas : MIPA
aku benar-benar tersentak heran, kaget, dan berkali-kali meyakinkan diri bahwa ini nyata.
This is a miracle!! believe it or not, this’s the reality!!!
Terima kasih ya Allah.. Apapun yang Kau beri hari ini untukku, aku menerimanya dengan sangat bangga, sangat terharu, dan percaya bahwa keajaiban lain akan datang padaku…
terima kasih buat semua yang sudah dukung aku, buat Bapak, Ibu, Mr. Akhta, lik Bejo, Mr. Yusami, Bunda Nohara yang tak pernah berhenti memberi dukungan, Kundaliniku, Mr. Bayu, dan semuanya yang tak mampu nohara sebutin satu-satu…
semoga ini awal yang indah..
walaupun ini cuma D3, tapi Nohara bangga bahwa UGM mau menerimaku!!!








